We Are VRCI, We Are Reyog Squad

The Real BROTHERHOOD..We Are Young We Are Best..

Waktu Masih Muda

Berawal dari 4 orang inilah kemudian VRCI Ponorogo semakin mengepakkan sayapnya di dunia otomotif(Bikers).

Boncenger Rider VRCI Ponorogo

Tanpa mereka kebahagiaan kita terasa kurang. Merekalah yang selalu mensupport kita ketika touring ataupun Kopdar. Mereka juga yang selalu mendoakan kita ketika kita sedang berjalan diatas 80 kpj.

Awal sebuah Kreatifitas

Inilah Kuda Besi kami..Ketika masih belum terjamah dengan Aksesoris. Tapi inilah awal dari Kreatifitas kami untuk memodifikasi namun tetap dalam kaidah "Safety Riding" sehingga membuat kita nyaman berkendara dalam keseharian serta selamat dalam mengendarai Kuda Besi kami.

KOPSAN (Kopi Santai)

Agenda Rutin kita, KOPSAN (Kopi Santai) adalah Waktu Santai kita sekalian Forum ngobrol-ngobrol sak katek'e.

Selasa, 18 November 2014

Anniversary 1st VRCI Ponorogo "Reyog Squad"

Satu tahun lalu tepatnya 8 November 2013 adalah hari lahirnya VRCI Region Ponorogo, dibawah naungan VRCI (Verza Rider Community Indonesia) yang berpusat di Bekasi.
Ponorogo yang dikenal sebagai Kota Reyog telah menjadi bagian Keluarga Besar VRCI dengan Nomer Registrasi Region ke 33.

Dan tanggal 8 November 2014 adalah Peringatan ulang tahun ke-1 VRCI Ponorogo. Yang diperingati secara sederhana dengan Tumpengan dalam wujud syukur kepada Tuhan Y.M.E karena kita sudah 1th berdiri dengan jumlah member 20 serta sudah dikenal dengan Biker lain di Ponorogo.

Acara yang bisa dibilang kurang persiapan. Karena kita sejak awal berencana untuk merayakan secara Intern. Ternyata kami mendatangkan tamu tetangga kopdaran YSVC (Yamaha Scorpio Vixion Club), SURO (Supra Reog Ponorogo), POSTIC (Ponorogo Street Fire Community), Fiz R Ponorogo, Honda Grand Ponorogo. Serta tak lupa kita juga mengundang Dulur yang berperan terbentuknya VRCI Ponorogo dulu, yaitu MAVIC (Madiun Verza Independent Community)

Acara kita mulai pukul 9 malam di tempat Kopdaran VRCI Ponorogo, Jl. Gajahmada (depan indomaret) Dengan tumpeng Sederhana dan cukup dihadiri tetangga kopdaran.
Acara dimulai dengan Pembukan-Doa-serta sambutan dari Ketua Umum VRCI Ponorogo Septian Rizky #033-422 dan dilanjut dengan sambutan perwakilan Biker Bang Raga dari YSVC Ponorogo-Potong Tumpeng yang diserahkan dari Ketum ke Bang Raga-Menikmati Makanan Serta Penutup.






Rabu, 15 Oktober 2014

Tips Menyalip / Mendahului Kendaraan

Menyalip atau mendahului mobil saat nyetir di jalan raya tidak cukup hanya dengan menekan klakson dan menambah kecepatan. Ada serangkaian etika dan tata cara yang perlu kita perhatikan. Bukan hanya karena alasan sopan santun berkendara, tetapi juga demi keamanan dan menghindari kecelakaan fatal. Intinya, pastikan kondisi jalan sudah kondusif dan memungkinkan Anda mendahului mobil di depan; serta jangan lupa memberi kode kepada pengendara lain agar mereka tidak terkejut dengan gerakan mobil kita.
Secara lengkap, berikut ini sepuluh poin yang perlu kita perhatikan saat hendak mendahului mobil di depan kita:

1. Pastikan lajur kanan untuk mendahului dalam keadaan lengang dan aman.

2. Perhatikan lampu sign kanan mobil yang hendak kita dahului. Bila lampu sign-nya juga berkedap-kedip, tunda dulu niat mendahului. Bisa jadi sign itu tanda bahwa ada kendaraan dari arah berlawanan, atau mobil di depan hendak membelok ke kanan atau bahkan menyalip kendaraan di depannya.

3. Tengok spion untuk memonitor kondisi mobil di belakang kita.

4. Kami sarankan untuk menggunakan gigi rendah saat menyalip (menurunkan transmisi 1 level lebih rendah). Tujuannya agar torsi maksimum kendaraan lebih tercapai sehingga akselerasi kendaraan lebih cepat.

5. Pilih medan untuk menyalip. Jangan menyalip di medan yang menanjak atau ketika mobil akan memasuki tikungan.

6. Berhati-hatilah jika ada kendaraan lain di belakang yang mengikuti langkah Anda mendahului mobil. Atur jarak dan jangan buru-buru menurunkan kecepatan karena kendaraan yang ikut mendahului butuh ruang untuk masuk lajur kiri.

7. Hindari menyalip melalui lajur kiri karena pada lajur kiri kadang terdapat pejalan kaki, pedagang atau kendaraan lain yang berhenti.

8. Jangan membunyikan klakson secara berlebihan atau menyalakan lampu jauh yang dapat memancing emosi pengendara di depan kita.

9. Waspada terhadap kendaraan lain terutama kendaraan roda dua.

10. Yang tidak boleh kita lupakan, kita juga harus mempunyai toleransi yang tinggi bila ada kendaraan lain yang minta diberi kesempatan buat mendahului. Berilah mereka kesempatan terutama bila kendaraan tersebut adalah kendaraan pemadam kebakaran yang sedang melaksanakan tugas, ambulans yang sedang mengangkut orang sakit, kendaraan untuk memberi pertolongan pada kecelakaan lalu lintas, kendaraan kepala negara atau pemerintah asing yang menjadi tamu negara, maupun iring-iringan pengantar jenazah.

Demikian Tips untuk anda para Biker ataupun Rider. Semoga bdapat bermanfaat untuk anda.


JADILAH PELOPOR KESELAMATAN BERLALU LINTAS DAN BUDAYAKAN KESELAMATAN SEBAGAI KEBUTUHAN....

Sumber : https://www.facebook.com/permalink.php?story_fbid=10151053162685458&id=112580010457

MUSDA I VRCI Jawa Timur

Tanggal 11 Oktober 2014 kemarin adalah hari untuk VRCI yang ada di wilayah Jawa Timur. Karena sudah jauh hari di Sounding untuk mengadakan MUSDA (Musyawarah Daerah) kesatu yang diadakan di Bojonegorogo Jawa Timur.

MUSDA dihadiri dari beberapa Region VRCI yang ada di Wilayah Jawa Timur. Dari Ponorogo, Ngawi, Madiun, Surabaya, dan tuan rumah Bojonegoro sendiri. Dan tak lupa juga dihadiri oleh Waketumnas VRCI pusat Mohammad Ismail.

MUSDA diadakaan pada pukul 23.00 WIB  untuk menentukan Pengurus Daerah Jawa Timur dan untuk menentukan Gubernur VRCI Jawa Timur. Yang nantinya untuk memudahkan Pengurus Pusat mengontrol region-region yang ada di Provinsi/wilayah yang tersebar di Indonesia. Selain itu di MUSDA I ini diambil kesepakatan dengan tidak adanya KORWIL Region namun diganti/diturunkan langsung kepada KETUA REGION.

Pemilihan Pengurus Daerah dilaksanakan dengan sistem votting, diambil dari suara yang terbanyak. Kandidat-kandidat untuk dipilih menjadi Gubernur adalah
1. Yoyok Kristoro (Surabaya)
2. Paulus Eko (Bojonegoro)
3. Shofiyurrohman (Ngawi)

4. Much, Eka (Ponorogo)
5. Ikhwan (Madiun)


Setalah diambil votting dari peserta MUSDA sekitar 30 orang yang hadir di malam itu, maka telah terpilih Pengurus Daerah VRCI Jawa Timur.

- Gubernur                  : Paulus Eko (Bojonegoro)
- Wakil Gubernur       : Yoyok Kristoro (Surabaya)
- Sekretaris Daerah    : Much. Eka (Ponorogo)
- Bendahara  Daerah  : Shofiyurrohman (Ngawi)

Keputusan dari pemilihan Pengurus Daerha itu disaksikan oleh Wakil Presiden VRCI Nasional Mohammad Ismail,  dan telah disepakati oleh peserta MUSDA 1 VRCI Jawa Timur



JAJARAN PENGURUS DAERAH VRCI JATIM
DARI KIRI : WAGUB-GUBERNUR-BENDAHARA-SEKDA

Minggu, 14 September 2014

Wisata RELIGI Kab. Ponorogo "Masjid TegalSari"

Masjid Tegalsari adalah salah satu masjid tertua di Indonesia yang didirikan sekitar abad ke-18. Masjid ini terletak di desa Tegalsari kecamatan Jetis kabupaten Ponorogo. Masjid ini merupakan peninggalan Kyai Ageng Hasan Besari, seorang ulama besar yang hidup sekitar tahun 1742 pada zaman pemerintahan Pakubuwono II. Di dalam masjid tersimpan kitab yang berumur antara 150-170 tahun yang ditulis oleh Ronggo Warsito. Komplek masjid ini sekarang menjadi tujuan wisata religius di Kabupaten Ponorogo.

Masjid Tegalsari merupakan pusat penyiaran agama Islam terbesar di wilayah Kabupaten Ponorogo pada masa itu. Di masjid itu pula didirikan Pesantren Tegalsari yang amat tersohor dan mempunyai ribuan santri, berasal dari seluruh tanah Jawa dan sekitarnya. Di antara santri-santrinya yang terkenal adalah Raden Ngabehi Ronggowarsito seorang Pujangga Jawa yang masyhur dan tokoh Pergerakan Nasional H.O.S. Cokroaminoto.


SEJARAH MASJID TEGALSARI



Masjid Tegalsari diperkirakan dibangun sekitar pertengahan abad ke-18 oleh Kyai Ageng Hasan Besari. Pada awalnya ukuran masjid itu masih relatif kecil. Bangunan masjid diperluas lagi oleh cucu Kyai Ageng Hasan Besari, yaitu Kyai Kasan Besari agar menampung jumlah jamaah yang lebih banyak. Kyai inilah yang berhasil mengislamkan masyarakat Ponorogo sampai lereng Gunung Lawu.

Menurut cerita dari masyarakat setempat, pembangunan masjid ini diwarnai dengan sedikit masalah. Konon, tiang yang terbuat dari kayu jati tidak dapat berdiri tegak. Dengan kesaktian yang dimiliki Kiai Kasan Besari, kayu itupun ditampar. Aneh, tiba-tiba kayu itu berdiri yang akhirnya menjadi tiang utama dari Masjid Tegalsari.

Rupanya masalah tak kunjung usai. Salah satu tiang masjid yang berada di pojok tidak dapat ditancapkan ke tiang yang lain. Pasalnya, tiang itu kurang tajam ujungnya. Lagi-lagi dengan kesaktian yang dimiliki Kyai Kasan Besari memijat kayu itu hingga ujung tiang menjadi lancip. Alhasil, tiang itupun dapat ditancapkan lagi ke tiang utama tanpa memakai paku.







ARSITEKTUR MASJIR TEGAL SARI

Masjid ini berarsitektur jawa dan memliki 36 tiang dan atap berbentuk kerucut. Jumlah tiang mengandung arti jumlah wali/wali songo (3+6=9) yang menyebarkan agama Islam di Pulau Jawa dan atap berbentuk kerucut mengambarkan keagungan Allah swt.


Komplek Masjid Tegalsari terdiri dari tiga bagian yaitu:
1.  Dalem Gede: kerajaan kecil yang dulunya merupakan pusat pemerintahan
2.  Sebuah masjid dan,
3.  Komplek makam Kyai Ageng Hasan Besari



Sumber: http://id.wikipedia.org/wiki/Masjid_Tegalsari

Minggu, 07 September 2014

Wisata Telaga Ngebel Ponorogo

Hai Guys...
salam Brotherhood buat all bikers, all club & community...

Salam Jabat erat peluk hangat dari VRCI Ponorogo.

Kali ini kami akan memperkenalkan obyek wisata yang WAJIB dikunjungi jika kalian ke Ponorogo. Obywk wisata ini merupakan obyek wisata unggulan Pemerintahan Kabupaten Ponorogo.


TELAGA NGEBEL namanya..
apasih Telaga Ngebel itu...??
dimana sih tempatnya..???
bagaimana sih Legenda Telaga Ngebel ituu...???

Jawabannya ada disini Duluuuur.....


TENTANG TELAGA NGEBEL

Telaga Ngebel adalah sebuah danau alami yang terletak di Kecamatan Ngebel, Kabupaten Ponorogo. Kecamatan Ngebel sendiri terletak di kaki gunung Wilis. Jarak yang ditempuh untuk menuju Telaga Ngebel sekitar 30 KM dari pusat kota Ponorogo atau yang terkenal dengan nama Kota Reog ini. Keliling dari Telaga Ngebel sekitar 5 KM. Dengan suhu antara 20 - 26 derajat celcius, suhu dingin nan sejuk membuat pengunjung makin nyaman mengunjungi Telaga Ngebel. Selain Reog, Telaga Ngebel merupakan salah satu andalan wisata yang dimiliki Kabupaten Ponorogo. Pemasok air bagi Telaga Ngebel terdiri dari berbagai sumber. Sumber air yang cukup deras berasal dari Kanal Santen. Selain itu, juga terdapat sungai yang mengalirinya, dimana dibagian hulu sungai terdapat air terjun yang diberi nama Air Terjun Toyomarto.


LEGENDA TELAGA NGEBEL

Telaga Ngebel dihubungkan dengan kisah seekor ular naga bernama “Baru Klinting“. Ular tersebut merupakan jelmaan dari Patih Kerajaan Bantaran Angin. Kala itu Sang patih sedang bermeditasi dengan wujud ular, dan secara tak sengaja ada seorang warga yang membawa ular jelmaan tersebut ke desa.

Sesampainya di desa, ular jelmaan tersebut hendak dijadikan makanan karena ukuran tubuhnya yang besar. Sebelum dipotong ular tersebut secara ajaib menjelma menjadi anak kecil, yang kemudian mendatangi masyarakat dan memutuskan membuat sayembara.

Sang bocah kemudian menancapkan lidi di tanah, versi yang lainnya menyebutkan bahwa yang ditancapkan adalah centong nasi.

Namun tidak ada yang berhasil mencabutnya. Bocah ajaib itulah yang berhasil mencabutnya. Dari lubang bekas ditancapkannya lidi atau centong tersebut keluarlah air yang kemudian menjadi mata air yang menggenang hingga membentuk sebuah Telaga. Oleh penduduk desa sekitarnya, telaga tersebut diberi nama telaga Ngebel, artinya telaga yang mengeluarkan bau menyengat.

Legenda Telaga Ngebel ini konon terkait erat dan memiliki peran penting dalam sejarah Kabupaten Ponorogo. Konon salah seorang pendiri Kabupaten ini yakni Batoro Kantong. Sebelum melakukan syiar Islam di Kabupaten Ponorogo, Batoro menyucikan diri terlebih dahulu di mata air, yang ada di dekat Telaga Ngebel yang kini dikenal sebagai Kucur Batoro.


Sumber: http://id.wikipedia.org/wiki/Telaga_Ngebel