We Are VRCI, We Are Reyog Squad
The Real BROTHERHOOD..We Are Young We Are Best..
Waktu Masih Muda
Berawal dari 4 orang inilah kemudian VRCI Ponorogo semakin mengepakkan sayapnya di dunia otomotif(Bikers).
Boncenger Rider VRCI Ponorogo
Tanpa mereka kebahagiaan kita terasa kurang. Merekalah yang selalu mensupport kita ketika touring ataupun Kopdar. Mereka juga yang selalu mendoakan kita ketika kita sedang berjalan diatas 80 kpj.
Awal sebuah Kreatifitas
Inilah Kuda Besi kami..Ketika masih belum terjamah dengan Aksesoris. Tapi inilah awal dari Kreatifitas kami untuk memodifikasi namun tetap dalam kaidah "Safety Riding" sehingga membuat kita nyaman berkendara dalam keseharian serta selamat dalam mengendarai Kuda Besi kami.
KOPSAN (Kopi Santai)
Agenda Rutin kita, KOPSAN (Kopi Santai) adalah Waktu Santai kita sekalian Forum ngobrol-ngobrol sak katek'e.
Jumat, 16 Oktober 2015
( INVITATION ) 2nd Anniversary & Declaration Keluarga Besar VRCI Ponorogo.
Senin, 06 Juli 2015
Safari Ramadhan with Sponsor PRJ Motor
Sepeti bulan Juni kemarin bersama dengan rekan-rekan klub & komunitas yang ada di Ponorogo, kali ini kami dimintai tolong oleh pihak sponsor PRJ Motor untuk membantu mensukseskan acara "Safari Ramadhan.Hari Sabtu, 4 Juli 2015, bertempat di Jl. Gajahmada (depan KPP Pratama) kami member VRCI Ponorogo ikut andil meramaikan acara dari pihak sponsor PRJ.
Dan alhamdulillah acara berjalan lancar tanpa halangan yang sangat fatal..
Silahkan Cek Dokumentasi lengkapnya >>klik http://vrci-ponorogo.blogspot.com/p/safari-ramadhan-with-prj-motor.html
~~ Give Respect to All ~~*** Brotherhood Justn't Words ***
Selasa, 30 Juni 2015
Indahnya Berbagi di Bulan Suci with VRCI Ponorogo & All Club/Community.

Ramadhan adalah bulan mulia, bulan penuh berkah. Apalagi kejayaan dan kepakan sayap VRCI Ponorogo saat ini sedang berkembang-kembangnya dan dikenal oleh masyarakat serta dulur-dulur sesama biker di Kota Reog.
Hari minggu kemarin 28 Juni 2015 kami dari VRCI Ponorogo bersama rekan-rekan club & community pukul 17.00 WIB turun langsung ke Jalan KH. Ahmad Dahlan (Timur Pasar Songgolangit) yang merupakan jalan protokol dan selalu rame disaat waktu berbuka untuk membagi-bagikan takjil Gratis kepada Masyarakat sekitar, Pedagang Pasar dan pengguna Jalan sejumlah 400 Takjil.Selasa, 18 November 2014
Anniversary 1st VRCI Ponorogo "Reyog Squad"
Ponorogo yang dikenal sebagai Kota Reyog telah menjadi bagian Keluarga Besar VRCI dengan Nomer Registrasi Region ke 33.

Rabu, 15 Oktober 2014
MUSDA I VRCI Jawa Timur
MUSDA dihadiri dari beberapa Region VRCI yang ada di Wilayah Jawa Timur. Dari Ponorogo, Ngawi, Madiun, Surabaya, dan tuan rumah Bojonegoro sendiri. Dan tak lupa juga dihadiri oleh Waketumnas VRCI pusat Mohammad Ismail.
MUSDA diadakaan pada pukul 23.00 WIB untuk menentukan Pengurus Daerah Jawa Timur dan untuk menentukan Gubernur VRCI Jawa Timur. Yang nantinya untuk memudahkan Pengurus Pusat mengontrol region-region yang ada di Provinsi/wilayah yang tersebar di Indonesia. Selain itu di MUSDA I ini diambil kesepakatan dengan tidak adanya KORWIL Region namun diganti/diturunkan langsung kepada KETUA REGION.
Pemilihan Pengurus Daerah dilaksanakan dengan sistem votting, diambil dari suara yang terbanyak. Kandidat-kandidat untuk dipilih menjadi Gubernur adalah
1. Yoyok Kristoro (Surabaya)
2. Paulus Eko (Bojonegoro)
3. Shofiyurrohman (Ngawi)
4. Much, Eka (Ponorogo)
5. Ikhwan (Madiun)
Setalah diambil votting dari peserta MUSDA sekitar 30 orang yang hadir di malam itu, maka telah terpilih Pengurus Daerah VRCI Jawa Timur.
- Gubernur : Paulus Eko (Bojonegoro)
- Wakil Gubernur : Yoyok Kristoro (Surabaya)
- Sekretaris Daerah : Much. Eka (Ponorogo)
- Bendahara Daerah : Shofiyurrohman (Ngawi)
Keputusan dari pemilihan Pengurus Daerha itu disaksikan oleh Wakil Presiden VRCI Nasional Mohammad Ismail, dan telah disepakati oleh peserta MUSDA 1 VRCI Jawa Timur
| DARI KIRI : WAGUB-GUBERNUR-BENDAHARA-SEKDA |
Minggu, 14 September 2014
Wisata RELIGI Kab. Ponorogo "Masjid TegalSari"
Masjid Tegalsari merupakan pusat penyiaran agama Islam terbesar di wilayah Kabupaten Ponorogo pada masa itu. Di masjid itu pula didirikan Pesantren Tegalsari yang amat tersohor dan mempunyai ribuan santri, berasal dari seluruh tanah Jawa dan sekitarnya. Di antara santri-santrinya yang terkenal adalah Raden Ngabehi Ronggowarsito seorang Pujangga Jawa yang masyhur dan tokoh Pergerakan Nasional H.O.S. Cokroaminoto.
SEJARAH MASJID TEGALSARI
Masjid Tegalsari diperkirakan dibangun sekitar pertengahan abad ke-18 oleh Kyai Ageng Hasan Besari. Pada awalnya ukuran masjid itu masih relatif kecil. Bangunan masjid diperluas lagi oleh cucu Kyai Ageng Hasan Besari, yaitu Kyai Kasan Besari agar menampung jumlah jamaah yang lebih banyak. Kyai inilah yang berhasil mengislamkan masyarakat Ponorogo sampai lereng Gunung Lawu.
Menurut cerita dari masyarakat setempat, pembangunan masjid ini diwarnai dengan sedikit masalah. Konon, tiang yang terbuat dari kayu jati tidak dapat berdiri tegak. Dengan kesaktian yang dimiliki Kiai Kasan Besari, kayu itupun ditampar. Aneh, tiba-tiba kayu itu berdiri yang akhirnya menjadi tiang utama dari Masjid Tegalsari.
Rupanya masalah tak kunjung usai. Salah satu tiang masjid yang berada di pojok tidak dapat ditancapkan ke tiang yang lain. Pasalnya, tiang itu kurang tajam ujungnya. Lagi-lagi dengan kesaktian yang dimiliki Kyai Kasan Besari memijat kayu itu hingga ujung tiang menjadi lancip. Alhasil, tiang itupun dapat ditancapkan lagi ke tiang utama tanpa memakai paku.
ARSITEKTUR MASJIR TEGAL SARI
Masjid ini berarsitektur jawa dan memliki 36 tiang dan atap berbentuk kerucut. Jumlah tiang mengandung arti jumlah wali/wali songo (3+6=9) yang menyebarkan agama Islam di Pulau Jawa dan atap berbentuk kerucut mengambarkan keagungan Allah swt.
Komplek Masjid Tegalsari terdiri dari tiga bagian yaitu:
1. Dalem Gede: kerajaan kecil yang dulunya merupakan pusat pemerintahan
2. Sebuah masjid dan,
3. Komplek makam Kyai Ageng Hasan Besari
Sumber: http://id.wikipedia.org/wiki/Masjid_Tegalsari
Minggu, 07 September 2014
Wisata Telaga Ngebel Ponorogo
salam Brotherhood buat all bikers, all club & community...
Salam Jabat erat peluk hangat dari VRCI Ponorogo.
Kali ini kami akan memperkenalkan obyek wisata yang WAJIB dikunjungi jika kalian ke Ponorogo. Obywk wisata ini merupakan obyek wisata unggulan Pemerintahan Kabupaten Ponorogo.
TELAGA NGEBEL namanya..
apasih Telaga Ngebel itu...??
dimana sih tempatnya..???
bagaimana sih Legenda Telaga Ngebel ituu...???
Jawabannya ada disini Duluuuur.....
TENTANG TELAGA NGEBEL
Telaga Ngebel adalah sebuah danau alami yang terletak di Kecamatan Ngebel, Kabupaten Ponorogo. Kecamatan Ngebel sendiri terletak di kaki gunung Wilis. Jarak yang ditempuh untuk menuju Telaga Ngebel sekitar 30 KM dari pusat kota Ponorogo atau yang terkenal dengan nama Kota Reog ini. Keliling dari Telaga Ngebel sekitar 5 KM. Dengan suhu antara 20 - 26 derajat celcius, suhu dingin nan sejuk membuat pengunjung makin nyaman mengunjungi Telaga Ngebel. Selain Reog, Telaga Ngebel merupakan salah satu andalan wisata yang dimiliki Kabupaten Ponorogo. Pemasok air bagi Telaga Ngebel terdiri dari berbagai sumber. Sumber air yang cukup deras berasal dari Kanal Santen. Selain itu, juga terdapat sungai yang mengalirinya, dimana dibagian hulu sungai terdapat air terjun yang diberi nama Air Terjun Toyomarto.
LEGENDA TELAGA NGEBEL
Telaga Ngebel dihubungkan dengan kisah seekor ular naga bernama “Baru Klinting“. Ular tersebut merupakan jelmaan dari Patih Kerajaan Bantaran Angin. Kala itu Sang patih sedang bermeditasi dengan wujud ular, dan secara tak sengaja ada seorang warga yang membawa ular jelmaan tersebut ke desa.
Sesampainya di desa, ular jelmaan tersebut hendak dijadikan makanan karena ukuran tubuhnya yang besar. Sebelum dipotong ular tersebut secara ajaib menjelma menjadi anak kecil, yang kemudian mendatangi masyarakat dan memutuskan membuat sayembara.
Sang bocah kemudian menancapkan lidi di tanah, versi yang lainnya menyebutkan bahwa yang ditancapkan adalah centong nasi.
Namun tidak ada yang berhasil mencabutnya. Bocah ajaib itulah yang berhasil mencabutnya. Dari lubang bekas ditancapkannya lidi atau centong tersebut keluarlah air yang kemudian menjadi mata air yang menggenang hingga membentuk sebuah Telaga. Oleh penduduk desa sekitarnya, telaga tersebut diberi nama telaga Ngebel, artinya telaga yang mengeluarkan bau menyengat.
Legenda Telaga Ngebel ini konon terkait erat dan memiliki peran penting dalam sejarah Kabupaten Ponorogo. Konon salah seorang pendiri Kabupaten ini yakni Batoro Kantong. Sebelum melakukan syiar Islam di Kabupaten Ponorogo, Batoro menyucikan diri terlebih dahulu di mata air, yang ada di dekat Telaga Ngebel yang kini dikenal sebagai Kucur Batoro.
Sumber: http://id.wikipedia.org/wiki/Telaga_Ngebel
Selasa, 19 Agustus 2014
Bahaya Mengantuk sambil Berkendara
Atau, kecelakaan yang menimpa penyanyi anggota boyband SM*SH, Morgan, pada Kamis (24/1/2013). Beruntung, Morgan yang mengendarai mobil Honda CRV B 666 MG hanya menabrak tiang rambu penunjuk jalan. Dia tidak cedera serius.
Kedua kasus kecelakaan itu diduga akibat pengendara keletihan dan mengantuk. Buntutnya, konsentrasi menjadi buyar dan memicu terjadinya kecelakaan lalu lintas jalan. Tak heran jika kita kerap melihat seruan, “Nyopir jangan ngantuk, ngantuk jangan nyopir” di jalan bebas hambatan.
Berkendara sambil mengantuk beresiko tinggi. “Mengantuk sulit berkonsentrasi pada jalan,” ujar dokter Andreas Prasadja yang bekerja di RS Mitra Kebayoran, Jakarta. Sulit berkonsentrasi merupakan salah satu tanda-tanda rasa kantuk yang membahayakan. Tanda-tanda lain, kata Andreas, mulai mengerjapkan mata berulang kali, mulai keluar jalur, dan mengendara dengan menyandarkan kepala. Selain itu, seolah melamun dan melupakan perjalanan selama 10-15 menit yang telah lewat. “Merasa lelah, mudah tersinggung dan agresif,” tambah dia. Tak heran jika mengantuk merupakan salah satu pemicu kecelakaan di faktor manusia.
Sebagaimana sering diinformasikan, factor kecelakaan mencakup factor manusia, jalan, kendaraan, dan alam. Nah, di dalam faktor manusia itu ada aspek mengantuk. Pada 2011, lebih dari 109 ribu kasus kecelakaan di jalan raya di Indonesia dan menyebabkan korban tewas lebih dari 31 ribu jiwa.
Faktor pemicu utama kecelakaan lalu lintas jalan pada 2011 adalah faktor manusia, yakni 53,20%. Dari total faktor manusia, mengantuk menyumbang sekitas 0,52%.
Lantas bagaimana menghilangkan rasa kantuk? Resep yang diberikan dokter Andreas untuk mencegah rasa kantuk terdiri atas; mencukupi kebutuhan tidur setiap hari yakni berkisar 7-9 jam sehari. Lalu, tak perlu terburu-buru di jalan. Untuk perjalanan jarak jauh, usahakan ada teman untuk diajak berbincang atau bahkan bergantian berkendara. Selain itu, beristirahatlah setiap dua jam sekali. Jika mengantuk, berhenti sejenak, minum kopi atau minuman penembah energy, lalu tidur 20-30 menit. Setelah bangun baru lanjutkan perjalanan. Hal yang perlu diperhatikan juga adalah rasa mengantuk akan hadir saat kita beraktifitas monoton atau membosankan. Misalnya saja berkendara di jalan lurus yang lapang, itu merupakan aktivitas yang monoton.
Ngomong-ngomong, dalam Undang Undang No 22/2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ), yakni pasal 106 ayat (1) disebutkan bahwa setiap orang yang mengemudikan kendaraan bermotor di jalan wajib mengemudikan kendaraannya dengan wajar dan penuh konsentrasi. Penjelasan mengenai “penuh konsentrasi” adalah setiap orang yang mengemudikan kendaraan bermotor dengn penuh perhatian dan tidak terganggu perhatiannya karena sakit, lelah, mengantuk, menggunakan telepon atau menonton televsi atau video yang terpasang di kendaraan, atau meminum minuman yang mengandung alkohol atau obat-obatan sehingga memengruhi kemampuan dalam mengemudikan kendaraan.
Ternyata, ada sanksinya loh. Simak saja pasal 283 yang berbunyi setiap orang yang mengemudikan kendaraan bermotor di jalan secara tidak wajar dan melakukan kegiatan lain atau dipengaruhi oleh suatu keadaan yang mengkibatkan gangguan konsentrasi dalam mengemudi di jalan sebagaimana dimaksud dalam pasal 106 ayat (1) dipidana dengan pidana kurungan paling lama 3 (tiga) bulan atau denda paling banyak Rp 750 ribu..
Sumber: http://satuhatikaltim.com/read/2014/08/19/5635/WASPADA-BAHAYA-MENGANTUK-SAMBIL-BERKENDARA
Senin, 19 Mei 2014
VRCI Ponorogo Support 5th Anniversary YVCI Chapter Ponorogo
Acara itu dimulai pukul 15.00 dengan Rolling All Biker YVC dan All Bikers se-Ponorogo dengan start dimulai di Polres Ponorogo dan berakhir di Polres Ponorogo juga. Dan unutk malam harinya merupakan acara Puncak dari serangkaian acara 5th Anniv YVCI Ponorogo, yang diadakan di Gedung Sasana Praja Pemkab Ponorogo. Dengan rangkaian acara Formal yang dihariri juga dari Jajaran SATLANTAS Polres Ponorogo dan jjga dihibur oleh musik dangdut serta Sexy dancer.
Untuk Undangan yang menghadiri acara dari YVC Ponorogo cukup banyak, dari klub YVCI sendiri hampir seluruh Indonesia, dari Cikarang, Solo, Jogja, Sampang, Pamekasan, Surabaya, Sidoarjo, Mojokerto, Caruban, Klaten dsb.
VRCI Ponorogo yang merupakan Klub baru di Ponorogo mensupport penuh acara YVC Ponorogo termasuk memberikan sertifikat/plakat kepada YVC Ponorogo, agar kita semakin dikenal oleh masyarakat banyak dan dikenal oleh all klub/komunitas di Ponorogo.
Smoga semakin solid dan hubungan persaudaraan semakin erat..
Salam Bikers.....!!!
Senin, 12 Mei 2014
VRCI Ponorogo Support Declaration VRCI Soloraya
Acara didukung sepenuhnya oleh Honda Solo sekalian dengan Lounching New Vario Techno 125 PGM-Fi dan New Blade 125 PGM-Fi. Banyak rekan-rekan dari klub/komunitas yang datang memenuhi undangan VRCI Soloraya baik dalam 1 bendera VRCI dari Region Jogja, Semarang, Ngawi, Ponorogo, Magelang, Banyumas, Purworejo, Bekasi, Depok serta klub/komunitas lainnya dari Solo seperti, CBOCS, IMPAS, SOTIC VMACS, serta SOBAT. Dan dari klub/komunitas 1 brand baik Nasional/Independent seperti HVIC, MAVIC, dan VOID.
Honda Solo tidak tanggung-tanggung mengadakan acara pada malam itu. Banyak pengisi acara yang menarik seperti Pecas Ndahe, Musik Reaggae, Sexy Dancer & Sexy DJ. Serta tak kalah menarik Honda Solo telah medatangkan Artis Ibukota "The Virgin" sebagai Guest Star.
Setelah acara selesai kami Keluarga Besar VRCI tidak langsung balik kanan, melainkan masih mampir di Kopdaran VRCI Soloraya di Rabobank dan dilanjutkan dengan Rolling Pendek.
![]() |
| Guest Star "The Virgin" |
![]() |
| The Sexy DJ |
![]() |
| Sexy Dancer |
Congratulation VRCI Soloraya to Declaration....
Semoga Semakin Solid dan Tetap Bersaudara selamanya
Rabu, 30 April 2014
Faktor-faktor Kecelakaan
Gambaran detail berdasarkan grafik adalah sebagai berikut ;
Senin, 07 April 2014
Kopdargab All Bikers se- Ponorogo & Tasyakuran POSTIC (Ponorogo Street Fire Community)
Undangan diperuntukkan untuk all bikers se-Ponorogo. yang dihadiri oleh
- CB Warok dan CB Ponorogo
- YVCI Chapter Ponorogo
- VRCI Region Ponorogo
- Byonic Chapter Ponorogo
- YSVC (Yamaha Scorpio Vixion Club) Ponorogo
- POBEC (Ponorogo BeAT Club)
- SSFC (Suzuki Satria Fu Club)
- MXRC ( MX Rider Community)
- CVR (Community Vixion Kota Reog) dan
- SURO (Supra Ponorogo)
Acara dimulai pada pukul 22.00 WIB dengan serangkaian Pembukaan, serta sambutan dari para Owner Klub/Komunitas di Ponorogo, yang di Wakili oleh Bpk. Hendri yang merupakan ketua CB Warok dan CB Ponorogo.
Setelah sambutan dari Bpk. Hendri acara dilanjutkan dengan Potong Tumpeng dari POSTIC sebagai wujud rasa syukur karena telah terbentuk Klub CB 150 R yaitu POSTIC dibawah Naungan ASFI (Asosiasi Street Fire Independent)
Dan setelah itu kami para biker Rolling bersama mengitari Kota Ponorogo.....menjadikan Ponorogo sebagai LAUTAN MOTOR...
Keep Brotherhood dulur-dulur Bikers se-Ponorogo...!!!
Salam 1 Aspal..



































